Jumat, 19 Februari 2016

Sudut Pandang Orang Pertama

Selamat malam,

Di tengah malam ini saya memperbaharui tulisan ini.
Kelihatannya usang, sudah tidak sesuai dengan permukaan hati.
Saya sudah bilang bahwa saya makhluk dinamis. Terkadang itu saya rasa baik bagi saya. Ternyata di masa depan hati saya berkata lain.

Dari sini,
Saya hanya menulis kutukan dan keajaiban yang saya alami. Semuanya akan terlihat indah maupun suram tergantung sudut pandang pembacanya.

Bukan profesi mengenai tulis menulis, tapi saya yakin. Ketika saya sedang ingin menulis. Itu disaat suara saya sedang parau atau sedang tersenyum manis.
Saya tidak ingin menjadi pusat perhatian. Hanya saja saya ingin menyampaikan pesan untuk masa depan. Bahwa saya pernah mengalami dan memaknai kehidupan ini sebegitunya sampai dibuat sebuah tulisan yang mungkin nantinya akan saya tertawakan atau berdecak kagum.


Selamat membaca.